Comments
Posted by Bias Tegaralaga in - Tuesday, February 10, 2009 3:37 AM
Seeorang lelaki yang mengaku masih berumur 18 tahun jalan, asli dari Wates Jogjakarta namun entah kenapa bisa terdampar di Solokarta Hadiningrat. Sekarang dia sedang menjalani aktifitasnya sebagai mahasiswa disalah satu Universitas di Solo, dimana sedang menyelesaikan skripsinya yang menurut saya akan lama selesainya dikarenakan kesibukannya sebagai fotografer. Dia adalah seorang fotografer unik, dimana sebagian besar fotografer berprofesi sebagai fotografer prewedding, namun dia malah menjadi fotografer premodar, adakah yang berminat???

Pertama kali kami bertemu ketika ada kopdar Bengawan beberapa waktu yang lalu di hik kebanggaan warga Bengawan yaitu Hik Klitik Manahan. Ketika melihat parasnya yang nggilani bin medeni, aku tak menyangka kalau orangnya sangat friendly, pelajaran dari orangtua ternyata berguna juga "jangan melihat orang dari rambutnya saja". Di dunia blogosphere dia lebih dikenal dengan nama Tukang Nggunem, mungkin karena di hobi misuh-misuh yah... Namun bukan berarti dia orang yang tidak beradab, dia adalah seorang yang berpendidikan, dengan hanya melihat blognya saja kita tahu dia adalah seorang seniman kata-kata. Terhadap yang junior seperti saya pun dia tidak sombong, walaupun blog dia berpagerank tinggi dia masih menyempatkan waktu untuk mampir keblog abal-abal saya ini. Dan saya juga pernah mendapat kehormatan karena diundang ke kediamannya di Panjoelldiningratan yang sempat ternoda karena kedatangan Anangku Bukan Anangmu Bukan Anang Kalian, disana aku disuguhi kopi ABC susu serta majalah GATRA.

Kalo membicarakan PanJoell Yang Budiman kiranya tidak bisa lepas dari sosok yang selalu lekat didekatnya, seperti anjing dan kucing, kucing dan tikus, kalo bertemu pasti kecroh-kecrohan (ejek-ejekan) namun kalo tidak bertemu barang sehari saja sudah kangen banget rasanya. Tidak bukan dan tidak lain adalah Dony Alfan sang putradaerah, yang sempat merencanakan untuk membuat blog putridaerah.wordpress.com karena menurutnya blogger cewek lebih gampang populer daripada blogger cowok. Namun yang menjadi bahan olok-olokan saya kali ini adalah kakanda PanJoell Yang Budiman bukan PutraDaerah Yang Keren .

Puas rasanya saya menulis ini, cukup sudah saya mengolok-olok dia, karena kata guru TK saya dulu "janganlah menghina orang yang sudah hina". Namun dibalik semua itu, jujur saya mengagumi dia, walaupun kadang dia "sambat" bingung mau posting apa namun kenyataan postingannya selalu berisi, selalu berbobot, layak dibaca dan layak mendapatkan PERTAMAX. Dia dengan tekun mengikuti perkembangan demokrasi dinegeri ini yang agak disalah gunakan oleh sebagian orang dan menyebutnya sebagai democrazy . Ketekunannya mengikuti perkembangan berita dibuktikan dengan sarapan paginya berpiringkan speedy hotspot dan berlauk Detik dan OkeZone, tidak mengherankan kalau wawasannya sangatlah luas.

Sekiranya cukuplah saya mengumpat pada hari ini, untuk yang bersangkutan apabila ingin protes sebaiknya kita selesaikan di hik klitik dimana awal pertemuan kita. Dengan sebungkus Marlboro Light, secangkir susu jahe, dan sepiring puyuh goreng sekiranya dapat meredamkan emosimu .

Salam Hangat Selalu
Bias Tegaralaga